Rabu, 28 Januari 2015

Yang Lalu Biarlah Berlalu

 

Mengingat dan mengenang masa lalu, kemudian bersedih atas nestapa dan kegagalan didalamnya merupakan tindakan bodoh dan gila. Itu, sama artinya dengan membunuh semangat, memupuskan tekad dan mengubur

masa depan yang belum terjadi.
Bagi orang yang berpikir, berkas-berkas masa lalu akan dilipat dan tak pernah dilihat kembali. Cukup ditutup rapat-rapat, lalu disimpan dalam 'Ruang' penglupaan, diikat dengan tali yang kuat dalam 'Penjara' pengacuhan selamanya. Atau, diletakkan di dalam ruang gelap yang tak tertembus cahaya. 
Yang demikian, karena masa lalu telah berlalu dan habis. 
Kesedihan tak akan mampu mengembalikannya lagi, keresahan tak akan sanggup memperbaikinya kembali, kegundahan tidak akan mampu merubahnya menjadi terang, dan kegalauan tidak akan dapat menghidupkannya kembali, karena ia memang sudah tidak ada. 
Jangan pernah hidup dalam mimpi buruk masa lalu, atau di bawah payung gelap masa silam. Selamatkan diri Anda dari bayangan masa lalu!
Apakah Anda ingin mengembalikan air sungai ke hulu, matahari ke tempatnya terbit, seorok bayi ke perut ibunya, air susu ke payudara sang ibu, dan air mata ke dalam kelopak mata? Ingatlah, keterikatan Anda dengan masa lalu, keresahan Anda atas apa yang telah terjadi padanya, keterbakaran emosi jiwa Anda oleh api panasnya, dan kedekatan jiwa Anda pada pintunya, adalah kondisi yang sangat naif, ironis, memprihatinkan, dan sekaligus menakutkan. 
Membaca kembali lembaran masa lalu hanya akan memupuskan masa depan, mengendurkan semangat, dan menyia-nyiakan waktu yang sangat berharga. Dalam al-Qur'an, setiap kali usai menerangkan kondisi suatu kaum dan apa saja yang telah mereka lakukan, Allah selalu mengatakan, "Itu adalah umat yang lalu." Begitulah, ketika suatu perkara habis, maka selesai pula urusannya. Dan tak ada gunanya mengurai kembali bangkai zaman dan memutar kembali roda sejarah. 
Orang yang berusaha kembali ke masa lalu, adalah tak ubahnya orang yang menumbuk tepung, atau orang yang menggergaji serbuk kayu.   

Adalah bencana besar, manakala kita rela mengabaikan masa depan dan justru hanya disibukkan oleh masa lalu. Itu, sama halnya dengan kita mengabaikan istana-istana yang indah dengan sibuk meratapi puing-puing yang telah lapuk. Padahal, betapapun seluruh manusia dan jin bersatu untuk mengembalikan semua hal yang telah berlalu, niscaya mereka tidak akan pernah mampu. Sebab, yang demikian itu sudah mustahil pada asalnya. 
Orang yang berpikiran jernih tidak akan pernah melibat dan sedikitpun menoleh ke belakang. Pasalnya, angin akan selalu berhembus ke depan, air akan mengalir ke depan, setiap kafilah akan berjalan ke depan, dan segala sesuatu bergerak maju ke depan. Maka itu, janganlah pernah melawan sunah kehidupan!
- La Tahzan-
"AZY"

Selasa, 27 Januari 2015

yang terbaik, adalah apa yang telah kamu usahakan

Kita melakukan ini karena tak menyadari bahwa kita adalah apa yang kita lakukan, bukan apa yang orang lain pikirkan. Kita adalah siapa diri kita, bukan orang lain.
Di dunia yang terus berubah ini, tetaplah menjadi dirimu sendiri. Dan percayalah, bahwa siapapun dirimu, selama kamu bangga akan dirimu, kamu akan selalu terlihat baik di mata mereka yang sungguh mengenalmu.
So, jangan biarkan apa yang dikatakan orang lain tentangmu mengambil alih hidupmu.
Mereka yang gagal hanyah mereka yang berhenti mencoba.
Tuhan punya 3 cara untuk menjawab doamu: YA, Dia berikan maumu. TIDAK, Dia berikan yg lbh baik. TUNGGU, Dia berikan yg terbaik.
Jika Anda ingin berbahagia selama satu jam, silakan tidur siang. Jika Anda ingin berbahagia selama satu hari, pergilah berpiknik. Bila Anda ingin berbahagia seminggu, pergilah berlibur. Bila Anda ingin berbahagia selama sebulan, menikahlah. Bila Anda ingin berbahagia selama setahun, warisilah kekayaan. Jika Anda ingin berbahagia seumur hidup, cintailah pekerjaan Anda.
"AZY"

Senin, 26 Januari 2015

Assalamualaikum wr, wb
selamat pagi pembaca yang budiman...

Guru banyak mengajarkan kita tentang ilmu, tapi pengalaman adalah guru di atas guru yang banyak mengajarkan kita tentang kehidupan. Terus lah mencari pengalaman yang tak ternilai harganya itu ..

Merasakan sakit dalam kehidupan itu sudah pasti, jatuh bangun, berdiri dan bangkitlah walaupun amat terasa peri luka akibat terjatuh, carilah penawarnya agar luka tersebut dapat sembuh.
saat kita merasa apa yang telah kita perjuangkan, apa yang telah kita korban kan namun hasilnya terasa sia-sia taka ada yang kau dapatkan dari semua pengorbanan itu, yakinlah kau masih medapatkan sesuatu yang sangat berharga yaitu "Pengalaman". Pelajari apa saja yang membuatmu gagal, karna kegagalan itu bukan lah akhir dari sebuah perjuangan hidup, akan tetapi gagal adalah awal dari sebuah kesuksesan asalkan kita mampu mengambil pelajaran dari sebuah kegagalan.

Tawakalah, jangan pernah berhenti untuk selalu berusaha menjadi yang terbaik, Berusaha, Berdoa, Bersabar dan bertawakalah, Yakinkan dalam hati bahwa apapun yang terjadi diatas usaha, doa dan sabar mu, Tuhan telah merancang kehidupanmu yang lebih baik lagi, nikmatilah apa yang teruslah bersyukur karna sesungguhnya Tak ada hidup yang sempurna karna kesempurnaan itu hanya milik Allah SWT semata :)

Semoga Hati yang sedang terluka ini, cepat mendapatkan obatnya
Tuhan gantikan  dia yang pergi, dengan mendatangkan orang yang tak kau duga-duga, Lebih baik lagi Amiin

Minggu, 25 Januari 2015

Lebih baik dengan Cinta

Assalamualaikum wr.wb

sekian lama blog ini di pendam, di simpan di abaikan bukan karna tak ada yang ingin di share tp lupa katakan sandi n emailnya seketika saja saat ada niat ingin berbagi cerita, blog ini bisa di buka Alhamdulillah :)

Cerita dulu dan kini, berbeda sangat berbeda tp tetap sama judulnya Cinta tepatnya pengalaman cinta masalah yang tak akan perna habis untuk di bahas, saat belum menukan cinta, atau sudah menemukan cinta itu tetap akan menjadi pembicaraan yang tak bosan untuk di perbincangkan, iyaa kan iyaa aja deeh ...

Pembaca yang di Rahmati Allah, terketuk pintu hati ini untuk mengubah prinsip hidup prinsip mengubah cara mencari pasangan hidup. pasangan hidup yang sangat kita idamkan, ialah pasangan hidup yang kita cintai.
orang yang kita cintai bukan bearti orang yang sesuai dengan kriteria kita, terkadang orang yang kita cintai, sama sekali tidak sesuai dengan apa yang kita harapkan. benarkaan ? benerin aja deehh...

contoh :
saya sangat mengidamkan, laki-laki dengan fisik kayak orang korea hahaha
badan ideal, putih, tinggi bersih, sipit bla...blaa... blaa...
laki-laki yang memiliki perkerjaan yang jelas, tetap dan mempunyai gaji yg lumayanlah..
laki-laki yang ibadahnya kuat, sholeh, setia, perhatian, penyayang anak kecil.
yaah kira-kira begitulah laki-laki yang aku idamkan.
tapi pada kenyataannya lai-laki yang aku cintai tidak sedemikian rupa bentuk fisik dan sikapnya, selalu mejadi pertanyaan, kenapa aku bisa mencintai laki-laki yang sama sekali tidak masuk dalam kriteria pilihan aku. Love is Blinds ? True ?

cinta yang tulus adalah sebuah persaan yang sama sekali tidak perna melihat. cinta yang tulus cinta yang tumbuh, berkembang, berbunga dan berbuah dari hati yang paling dalam. cinta yang tulus adalah cinta yang dihadirkan tanpa rekayasa. Cinta Tulus (menurut versi saya)
pertanyaannya, apakah cinta yang tulus itu mampu membawa kebaikan untuk kita ?
apakah cinta yang tulus itu akan berbalas dengan ketulusan juga ?
apakah cinta yang tulus itu selalu memberukan kebahagian pada diri kita ?

Pada hakekatnya, cinta yang di ridhoi Allah adalah cinta yang membawa kita pada kebaikan, saat kita jatuh cinta, cinta itu akan selalu memberikan kita motivasi untuk menjadi seseorang yang lebih baik lagi, jika sebelumnya kita adalah seseorang yang tidak perna mengenal agama, dengan cinta kita mempunyai hasrat mengenal dan medalami ilmu agama.
Misalkan : orang yang kita cintai adalah orang yang sangat kuat agamanya, dalam arti dia selalu mengutamakan urusan agama ketimbang dunia, hal-hal yang di wajibkan dalam agama selalu ia laksanakan, termasuk sunnah2nya. hal yang demikian yang membuat kekaguman berubah menjadi cinta sehingga mampu menumbuhkan keingintahuan untuk mengenal agama juga.

cinta yang tulus berbalas dengan ketulusan juga
saat kita mencintai seseorang tak mustahil kita menginginkan juga orang tersebut mencintai kita. tapi pada kenyataannya saat kita mencintai seseorang tersebut, kita akan mengubah diri kita menjadi orang lain, sehingga cinta yang tulus terkadang tidak berbalas dengan cinta yang tulus juga.
sebaiknya saat kita mencintai seseorang maka yang harus kita lakukan adalah memperbaiki diri untuk mejadi lebih baik lagi, perubahan itu bukan hanya timbul karna kita mencintai seseorang tsb akan tetapi perubahan itu memang sudah harus dilakukan karna jika kita hanya mengubah diri kita hanya demi seseorang ditakutkan saat kita sudah tidak mencintai orang itu maka perubahan sikap itu kembali buruk lagi.

cinta yang tulus memberikan kebahagiaan pada kita
ketika kita mencintai seseorang dengan tulus, dengan membawa kebaikan untuk diri kita sendiri dan orang yang kita cintai, maka timbal balik cinta itu akan ada sehingga kebagiaan karna ada rasa saling memiliki satu sama lain akan tumbuh, berbunga dan berbuah.. syuuuurrr yok tebar beni cinta dan siram dengan kebaikan...

Cinta, haruskah ada ikatan ?  halal atau haram ?
cinta yang saling memiliki harusnya memang ada ikatan, menikah atau pacaran ?
ikatan yang halal adalah cinta yang terikat dengan tali emas, terikat kuat dengan  lingkaran agama, apa yang dilakukan dalam membina cinta akan menjadi pahala tersendiri dalam menjalaninya sementara ikatan orang pacaran adalah ikatan dari tali angin, terikat tapi tak terlihat. belum tahu arah yang akan di tuju kemana akan berlambu cinta itu padahal selama menjalani cinta itu begitu banyak pengorbanan yang harus dilakukan, dari perbuatan, perasaan, dan waktu jika semuanya telah dilakukan tp tidak ada tujuan bukankah itu semua hanya sia-sia ?
coba pikirkan ternyata masih banyak hal yang lain yang perlu kita korbankan untuk hidup ini, pengorbanan yang tak membawa kita pada kesia-sian, yaitu pengorbanan kita berjihad di jalan Allah SWT.